Lebak, TargetOprasiNews.Com – Upaya memperkokoh persatuan sekaligus melestarikan warisan tradisi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kebudayaan Seni Tari dan Silat (KESTI) Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKDH) Kabupaten Lebak menggelar Latihan Gabungan (Latgab) Pencak Silat. Agenda tersebut berlangsung di Lembur Sawah Pasir, Kelurahan Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung, pada Minggu (7/6/2026).
Sebanyak 13 paguron pencak silat dari berbagai penjuru wilayah Kabupaten Lebak berpartisipasi dalam kegiatan ini, di antaranya adalah Gagak Lumayung, TTKKDH LBS Lebak, dan Maung Kulon.
Ketua DPD KESTI TTKKDH Kabupaten Lebak, H. Maman SP, menegaskan bahwa Latgab ini merupakan langkah strategis untuk mengonsolidasikan seluruh perguruan silat di wilayahnya. Menurutnya, di tengah arus modernisasi, pencak silat dan debus harus tetap diposisikan sebagai identitas budaya Banten yang vital dan relevan bagi generasi muda.
“Latgab ini kami pusatkan di Rangkasbitung sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat nilai-nilai budaya. Pencak silat adalah milik bersama masyarakat Banten yang harus terus digelorakan dari generasi ke generasi,” ujar H. Maman.
Selain aspek pelestarian, H. Maman juga menyoroti pentingnya harmoni antarperguruan. Ia menginstruksikan agar seluruh pihak yang terlibat menanggalkan ego sektoral dan mengedepankan semangat persaudaraan.
“Latihan ini harus menjadi ruang pembinaan yang mempersatukan. Tidak boleh ada perpecahan; justru harus saling mendukung antar-paguron demi membesarkan seni bela diri ini,” tegasnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem silat yang solid di Kabupaten Lebak, sehingga kontribusi para pesilat dalam mempromosikan budaya daerah dapat menjangkau skala nasional hingga internasional. (ds/red)

