Lebak, TargetOprasiNews.com – Semangat, disiplin, dan jiwa kepemimpinan menyatu dalam setiap langkah puluhan peserta didik baru Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Nurul Hidayah Malingping saat mengikuti Masa Orientasi Kepramukaan (MOP) Tahun Ajaran 2026/2027.
Selama tiga hari penuh, sejak Jumat, 17 Juli 2026, sekitar 80 peserta didik baru bersama siswa kelas XI dan XII digembleng melalui berbagai kegiatan kepramukaan yang bukan sekadar orientasi, melainkan proses pembentukan karakter menuju generasi yang tangguh, mandiri, dan berjiwa pemimpin.
Kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang berlangsung khidmat di lapangan madrasah. Suasana kemudian berubah penuh antusias saat para peserta menerima berbagai materi kepramukaan, mulai dari sejarah Gerakan Pramuka, struktur organisasi, sandi morse, semaphore, pionering, tali-temali, hingga orientasi menggunakan peta. Beragam permainan edukatif dan latihan kerja sama tim turut menguji kekompakan, keberanian, serta kemampuan mengambil keputusan.
Kepala MAS Nurul Hidayah Malingping, Deni Hendriani, S.Pi, menegaskan bahwa kepramukaan merupakan sarana efektif dalam membentuk karakter peserta didik sejak dini.
"Melalui kegiatan Pramuka ini kami berharap lahir generasi yang mandiri, bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mencintai alam dan lingkungan," ujarnya.
Pembina Pramuka Putra, Nandar, mengungkapkan rasa syukurnya karena seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sukses dan mendapat sambutan luar biasa dari para peserta.
"Alhamdulillah kegiatan MOP berjalan lancar dari awal hingga akhir. Selama tiga hari peserta dibekali berbagai materi kepramukaan yang menjadi bekal penting dalam membangun karakter dan semangat kebersamaan," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Islam Nurul Hidayah, H. Nasrudin, M.Kes, menegaskan bahwa Masa Orientasi Kepramukaan merupakan agenda wajib yang menjadi pintu awal pembentukan karakter peserta didik baru.
"Kegiatan ini bukan sekadar mengenalkan dunia Pramuka, tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepedulian, dan kepemimpinan. Saya berharap seluruh siswa mengikuti setiap proses dengan sungguh-sungguh karena inilah bekal mereka menghadapi masa depan," katanya.
Ia optimistis kegiatan tersebut akan melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, semangat pengabdian, dan keberanian menjadi pemimpin.
Rangkaian Masa Orientasi Kepramukaan ditutup dengan penyerahan tanda keikutsertaan serta doa bersama. Di balik sederet materi dan latihan yang dijalani, tersimpan harapan besar agar setiap peserta pulang bukan hanya membawa pengalaman, tetapi juga semangat baru untuk menjadi pribadi yang tangguh, amanah, dan siap mengabdi bagi agama, bangsa, dan negara. (Maman/red)


