WWW.TARGETOPRASINEWS.COM

Kurikulum Berbasis Cinta Menggema di Lebak, Wagub Banten Serukan Lahirnya Generasi Beriman dan Bertakwa

 

Wagub Banten: Guru Madrasah Penentu Lahirnya Anak Beriman dan Bertakwa


Lebak Banten, targetoprasinews.com — Dari kampus religius Universitas La Tansa Mashiro, seruan moral menggema kuat. Kementerian Agama Kabupaten Lebak menggelar seminar terbuka bertema Motivasi Parenting dan Kurikulum Berbasis Cinta, Minggu (11/1/2026), sebagai ikhtiar serius membangun masa depan anak-anak bangsa yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.

Seminar ini bukan sekadar forum akademik. Ia menjadi panggung penyadaran bahwa pendidikan tidak boleh kehilangan ruh. Kurikulum Berbasis Cinta, gagasan nasional Kementerian Agama RI yang diluncurkan Juli 2025, kini mulai dihidupkan hingga ke daerah, termasuk Kabupaten Lebak.

Di hadapan para guru madrasah, mahasiswa, dan tokoh pendidikan, Wakil Gubernur Banten Dimyati menyampaikan pesan yang sarat makna. Baginya, guru bukan hanya pengajar, tetapi penentu arah masa depan generasi.

“Guru harus menjadi teladan. Ilmu yang diajarkan bukan sekadar pengetahuan, tetapi nilai. Bukan hanya mencerdaskan otak, melainkan juga membentuk akhlak. Dari tangan guru, lahir generasi yang beriman dan cerdas,” tegas Dimyati dengan nada penuh penekanan.

Ia menegaskan, peran pendidik di Banten menuntut pengabdian yang lebih besar. Di tanah yang mayoritas penduduknya Muslim, pendidikan agama harus menjadi fondasi yang kokoh.

“Saya ingin anak-anak kita menguasai Al-Qur’an dan pendidikan agama. Agar hidup mereka tidak sia-sia, tetapi berguna bagi agama, bangsa, dan negara,” lanjutnya.

Menurut Dimyati, Universitas La Tansa Mashiro menjadi simbol yang tepat bagi gerakan ini—sebuah ruang yang menyatukan ilmu, iman, dan karakter.

Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kemenag Lebak tak menyembunyikan rasa haru dan bangganya. Ia menyebut seminar ini sebagai momentum penting bagi dunia pendidikan madrasah.

“Kami berterima kasih kepada Wakil Gubernur Banten, Kakanwil Kemenag Provinsi Banten, para pimpinan organisasi guru, Kepala Kemenag Lebak, pimpinan Universitas La Tansa Mashiro, panitia, dewan guru, serta mahasiswa. Tanpa kebersamaan, kegiatan bermakna ini tak akan terwujud,” tuturnya.

Ia menutup dengan permohonan maaf jika masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan acara.

Seminar ini diharapkan menjadi api kecil yang menyalakan obor perubahan, meneguhkan kembali bahwa pendidikan sejati lahir dari cinta—cinta pada ilmu, iman, dan masa depan anak-anak bangsa.

Pewarta: dadang Setiawan

Editor: Edo S

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia