Serang Banten, argetOprasiNews.com — Bukan sekadar turun bertanding. Paguron Singandaru Karuhun Banten Indonesia (PSKBI) datang ke arena Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Banten Championship dengan semangat untuk membuktikan kualitas. Hasilnya, tujuh medali berhasil dibawa pulang.
Bertempat di GOR Gelanggang Remaja Ciceri, Kota Serang, Minggu (30/8/2026), para pesilat PSKBI tampil penuh determinasi dan sukses mengamankan 4 medali emas, 2 perak, dan 1 perunggu.
Perolehan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan atlet di tubuh PSKBI terus bergerak dan mampu melahirkan pesilat yang siap bersaing di level nasional.
Dukungan pun mengalir langsung dari jajaran pengurus. Panglima Komando DPP PSKBI Yopi AS, Waketum DPP Divisi Pemberdayaan Srikandi Dewi Fatimah, Waketum DPP Divisi Informasi, Publikasi dan Dokumentasi Achmad Herwandi, Wakil Bendahara DPW Eza, guru sekaligus pelatih Abah Heri Gacon dan Abah Irsyad, serta sejumlah anggota PSKBI hadir memberikan semangat kepada para atlet.
Ketua Umum DPP PSKBI H. Saeful Bahri atau H. Ipul menyampaikan kebanggaannya atas perjuangan para pesilat.
Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari perpaduan kerja keras atlet, ketekunan pelatih, serta kekompakan seluruh keluarga besar PSKBI.
“Semua berkat kerja keras para atlet serta bimbingan pelatih dan kekompakan para pengurus dan anggota PSKBI,” ujar H. Saeful Bahri.
Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut tidak diraih secara instan. Pembinaan dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan penuh pengurus dan anggota yang terus memberikan motivasi kepada para atlet.
EMPAT EMAS, DUA PERAK, SATU PERUNGGU
Panggung Banten Championship menjadi saksi perjuangan para atlet PSKBI. Berikut daftar perolehan medali:
🥇 EMAS
Muklis
Derrick
Dimas
Haikal
🥈 PERA
Najwa
Dea
🥉 PERUNGGU
Darren
Tujuh medali tersebut menjadi catatan penting bagi PSKBI sekaligus menjadi modal untuk menghadapi kompetisi-kompetisi berikutnya.
Wakil Ketua Umum DPP PSKBI Divisi Pembinaan Srikandi Dewi Fatimah meminta para atlet tidak terlena dengan kemenangan.
Ia menekankan bahwa setiap medali harus menjadi bahan bakar untuk meningkatkan kemampuan, bukan alasan untuk berhenti berlatih
“Semoga para atlet kami terus menjunjung tinggi nilai sportivitas, disiplin, dan mampu kembali menorehkan prestasi di kejuaraan pencak silat lainnya,” harap Dewi.
Sementara itu, Panglima Komando DPP PSKBI Yopi AS menilai pencapaian para atlet memiliki makna yang lebih luas. Prestasi di arena diharapkan mampu menumbuhkan kebanggaan generasi muda terhadap pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
“Prestasi ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda, sekaligus mendorong semangat pembinaan olahraga pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga dan dikembangkan,” tutur Yopi AS.
Apresiasi juga disampaikan Waketum DPP PSKBI Achmad Herwandi. Ia memberikan penghargaan kepada seluruh atlet, guru, pelatih, official, pengurus, serta anggota yang telah memberikan dukungan selama pertandingan.
“Sebagai Wakil Ketua Umum DPP PSKBI mewakili Ketua Umum, saya ucapkan penghargaan dan rasa hormat untuk kalian semua. Ayo kita tingkatkan prestasi ke depan dan jadikan hari ini sebagai penyemangat untuk lebih maju dan berkembang untuk menjadi atlet juara di setiap pertandingan,” tegas Achmad Herwandi.
Bagi PSKBI, tujuh medali bukanlah akhir perjalanan. Justru menjadi awal untuk mencetak lebih banyak pesilat tangguh yang mampu berdiri di podium tertinggi.
Empat emas sudah digenggam. Dua perak dan satu perunggu telah dibawa pulang. Namun target PSKBI jauh lebih besar: terus berprestasi, terus membina generasi muda, dan terus mengibarkan nama pencak silat Banten di kancah nasional.
PSKBI JUARA!
PSKBI LAKE WEDINE!


