WWW.TARGETOPRASINEWS.COM

Warga Salahaur Minta Klarifikasi Penggunaan Nama Masjid Al-Ikhlas dalam Proposal Penggalangan Dana

Lebak, TargetOprasiNews.com — Warga Kampung Salahaur, Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mengambil sikap tegas dengan meminta klarifikasi terhadap dua orang berinisial TS dan DR terkait proposal yang disebut mengatasnamakan Masjid Al-Ikhlas dan kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pada Jumat (14/8/2026)

Persoalan tersebut mencuat setelah TS dan DR disebut mendatangi sejumlah kantor dinas dan sekolah dengan membawa proposal yang mencantumkan kepentingan Masjid Al-Ikhlas. Warga bersama sejumlah tokoh ulama kemudian meminta penjelasan secara langsung mengenai identitas, status kewartawanan, asal-usul proposal, serta pihak yang memberikan kewenangan untuk melakukan penggalangan dana

Klarifikasi berlangsung di Masjid Al-Ikhlas, Kampung Salahaur, dan dihadiri warga serta para tokoh masyarakat dan ulama setempat. Warga menilai persoalan tersebut perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak berkembang menjadi keresahan maupun kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Salah seorang warga, Hudri, mengatakan masyarakat mempertanyakan identitas dan status kedua orang tersebut, terutama terkait klaim sebagai wartawan Pewarnas.net.

“Warga mempertanyakan identitas dan statusnya sebagai wartawan. Nama yang tercantum di box redaksi berinisial TS, sementara DR tidak tercantum dalam box redaksi,” ujar Hudri.

Menurut warga, penggunaan nama rumah ibadah dalam sebuah proposal penggalangan dana bukan persoalan sepele. Setiap kegiatan yang membawa nama Masjid Al-Ikhlas, kata warga, harus memiliki dasar yang jelas, mendapat persetujuan pengurus masjid, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Situasi sempat memanas ketika warga meminta penjelasan. Namun, tokoh masyarakat dan para ulama berupaya meredam emosi sehingga pertemuan dapat berlangsung tanpa kericuhan.

“Warga sempat memanas, tetapi Alhamdulillah semuanya masih bisa menahan diri sehingga tidak terjadi kericuhan,” katanya.


TS dan DR Sampaikan Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Dalam pertemuan tersebut, TS menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada wartawan, LSM, warga Kampung Salahaur, serta para tokoh ulama apabila dalam proses tersebut terdapat kekeliruan atau tindakan yang menimbulkan keresahan.

Hal serupa juga disampaikan DR. Klarifikasi dilakukan di dalam Masjid Al-Ikhlas dengan disaksikan warga dan para tokoh masyarakat serta ulama Kampung Salahaur.


Warga menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak dimaksudkan untuk memicu konflik. Sebaliknya, masyarakat menginginkan adanya keterbukaan mengenai setiap kegiatan penggalangan dana yang menggunakan nama Masjid Al-Ikhlas.

Warga juga meminta agar apabila terdapat penggunaan nama Masjid Al-Ikhlas tanpa persetujuan pengurus, pihak yang bersangkutan memberikan penjelasan dan menyelesaikannya secara baik-baik.

Sementara itu, penyebutan TS sebagai wartawan Pewarnas.net maupun tudingan terhadap DR sebagai “wartawan bodong” merupakan pernyataan yang disampaikan warga dalam forum klarifikasi dan tidak dapat dianggap sebagai fakta yang telah terbukti tanpa verifikasi dan keterangan dari pihak terkait.

Warga berharap kejadian tersebut menjadi pembelajaran bersama agar setiap kegiatan penggalangan dana yang membawa nama rumah ibadah dilakukan secara transparan, berdasarkan persetujuan pengurus, serta memiliki pertanggungjawaban yang jelas.

Satu hal yang ditegaskan warga: nama Masjid Al-Ikhlas tidak boleh digunakan untuk kepentingan penggalangan dana tanpa kejelasan, persetujuan, dan pertanggungjawaban kepada masyarakat. (Tim)

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia