Lebak, TargetOprasiNews.com — Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara dan berbagai perlombaan. Di Kabupaten Lebak, kemerdekaan dimaknai dengan aksi nyata membantu sesama.
Menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PSI bersama LSM GMBI Distrik Lebak menggelar sunatan massal gratis bagi anak yatim piatu, dhuafa, dan masyarakat kurang mampu melalui program “GMBI Peduli”.
Kegiatan berlangsung di Kantor Sekretariat LSM GMBI, Jalan Syekh Nawawi, Kampung Sukamaju, RT 01/RW 04, Desa Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten.
Suasana haru mewarnai kegiatan tersebut. Di tengah keterbatasan ekonomi sebagian keluarga peserta, anak-anak mendapatkan pelayanan sunat secara gratis. Bagi keluarga penerima manfaat, kegiatan itu bukan sekadar layanan kesehatan, tetapi juga bentuk kepedulian yang langsung menyentuh kehidupan mereka.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Endang Komarudin, turut hadir bersama jajaran PSI dan LSM GMBI. Kehadiran Dinas Kesehatan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat dalam memberikan pelayanan sosial kepada warga.
Ketua Distrik LSM GMBI Lebak, King Naga, menegaskan bahwa kegiatan tersebut lahir dari keprihatinan terhadap kondisi masyarakat yang masih membutuhkan bantuan.
“Kegiatan ini saya adakan karena sering melihat dan mendengar kondisi masyarakat yang membutuhkan. Sebagai elemen masyarakat yang berbadan hukum, kami dari LSM GMBI berinisiatif mengadakan sunatan massal,” ungkapnya.
King Naga mengatakan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak agar kegiatan dapat berjalan dengan baik.
Ia menegaskan, kepedulian terhadap masyarakat tidak boleh berhenti hanya karena kegiatan seremonial atau momentum HUT Kemerdekaan.
“Ke depannya bukan hanya setiap tahun. Jika ada masyarakat kurang mampu, cukup membawa surat keterangan tidak mampu dari kelurahan atau desa. Tidak perlu menunggu kegiatan tahunan. Bisa menghubungi kantor LSM GMBI dan akan kami fasilitasi secara gratis, tanpa dipungut biaya,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Endang Komarudin, memberikan apresiasi terhadap langkah sosial yang dilakukan GMBI.
“Saya apresiasi GMBI telah melaksanakan kegiatan sunatan massal dan kami dari Dinas Kesehatan turut membantu pelaksanaannya. Kami berharap sinergitas seperti ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.
Menurut Endang, kegiatan sosial seperti sunatan massal memiliki manfaat besar bagi masyarakat, terutama keluarga yang menghadapi keterbatasan ekonomi.
Ia juga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat semakin diperkuat sehingga berbagai kebutuhan sosial masyarakat Lebak dapat ditangani secara bersama-sama.
“Kami mewakili pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada GMBI dan elemen masyarakat lainnya hingga pelaksanaan sunatan massal ini,” katanya.
Hingga data sementara dihimpun, 24 anak telah menjalani sunatan, sementara peserta lainnya masih dalam perjalanan. Panitia menargetkan sekitar 40 anak mengikuti kegiatan tersebut.
Di momentum HUT ke-81 RI, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa makna kemerdekaan bukan hanya tentang mengibarkan bendera, tetapi juga tentang menghadirkan kepedulian, membantu mereka yang membutuhkan, dan memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mendapatkan hak pelayanan kesehatan.
Semangat kemerdekaan pun terasa lebih bermakna ketika diwujudkan dalam kepedulian nyata kepada sesama.
Pewarta: Dadang Setiawan

