Lebak, Targetoprasinews.com – Tangis pilu memecah kesunyian malam di Kampung Andihiang Tengah RT 11/RW 02, Desa Baros, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Banten. Rumah sederhana milik Ibu Anay (65), seorang janda lanjut usia, berubah menjadi lautan api pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 22.15 WIB.
Dalam waktu yang sangat singkat, kobaran si jago merah melahap seluruh bangunan hingga tak menyisakan apa pun selain puing-puing hitam dan kenangan yang ikut hangus terbakar.
Menurut keterangan Adi, anak korban, api pertama kali terlihat muncul dari KWH listrik sebelum menjalar dengan cepat ke seluruh bagian rumah yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar.
"Api awalnya terlihat menyala dari KWH listrik, kemudian dengan cepat membesar hingga menghanguskan rumah karena material bangunan mudah terbakar," ungkap Adi.
Warga sekitar berhamburan keluar rumah dan berjibaku memadamkan kobaran api menggunakan ember serta peralatan seadanya. Air diambil dari selokan terdekat demi menyelamatkan rumah-rumah di sekitarnya. Berkat kerja keras warga, api berhasil dikendalikan sebelum merembet lebih luas. Petugas Pemadam Kebakaran yang tiba di lokasi kemudian melakukan proses pendinginan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, musibah itu meninggalkan luka yang begitu mendalam. Seluruh harta benda milik Ibu Anay hangus tak bersisa. Pakaian, perabotan rumah tangga, hingga barang-barang berharga yang dikumpulkan selama puluhan tahun lenyap dalam sekejap.
Kini, perempuan lansia itu hanya mampu menatap puing-puing rumahnya dengan mata berkaca-kaca. Di usianya yang senja dan dengan keterbatasan ekonomi, ia mengaku tak memiliki kemampuan untuk membangun kembali tempat tinggalnya.
"Saya harus tinggal di mana? Saya tidak memiliki uang sepeser pun untuk membangun rumah ini. Saya hanya berharap ada bantuan dari pemerintah maupun orang-orang yang tergerak hatinya untuk membantu saya memiliki rumah kembali," ucap Ibu Anay sambil menahan tangis.
Musibah yang menimpa Ibu Anay mengundang rasa prihatin masyarakat. Besar harapan agar Pemerintah Kabupaten Lebak, instansi terkait, lembaga sosial, serta para dermawan segera turun tangan memberikan bantuan, baik kebutuhan darurat maupun pembangunan kembali rumah yang telah rata dengan tanah.
Di balik kobaran api yang menghanguskan sebuah rumah, tersimpan harapan seorang ibu lansia yang kini hanya ingin kembali memiliki tempat berteduh untuk menjalani sisa hidupnya dengan layak. (dadang/adol)

