Serang, TargetOprasiNews.com — Di tengah tantangan zaman yang terus berubah, suara pengabdian prajurit kewilayahan kembali dikobarkan. Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos., M.M., menutup Apel Danramil dan Babinsa Terpusat Tahun 2026 dengan pesan kuat: prajurit teritorial harus tetap menjadi kekuatan yang hadir, peduli, dan menjadi solusi bagi masyarakat.
Sebanyak 188 peserta dari jajaran Kodim di wilayah Korem 064/MY mengikuti kegiatan yang digelar sebagai ajang evaluasi, pembinaan, sekaligus penguatan kemampuan aparat kewilayahan, Kamis (18/6/2026).
Bukan hanya sekadar apel, kegiatan tersebut menjadi panggung pembuktian kesiapan para Danramil dan Babinsa dalam menghadapi berbagai persoalan di lapangan. Berbagai pembekalan dan latihan diterapkan untuk mengasah kemampuan, memperkuat kekompakan, serta membangun mental pantang menyerah.
Dalam amanatnya, Danrem menegaskan bahwa medan pengabdian prajurit tidak selalu mudah. Namun keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berbuat bagi masyarakat.
“Berbagai pembekalan dan latihan mungkin belum sepenuhnya menjawab seluruh tantangan tugas. Tetapi ini menjadi bekal untuk memperkuat kemampuan dan kesiapan dalam menjalankan pengabdian,” ungkap Danrem.
Dengan nada penuh kebanggaan, Danrem memberikan penghargaan kepada para Danramil dan Babinsa yang selama ini menjadi ujung tombak TNI di tengah masyarakat.
“Saya sangat bangga atas rekan-rekan Danramil dan Babinsa yang menunjukkan kedekatan, kepedulian, dan kepekaan. Terus tingkatkan, karena itulah yang dapat kita lakukan untuk masyarakat,” tegasnya.
Bagi Danrem, keberhasilan seorang aparat kewilayahan bukan hanya diukur dari kemampuan menjalankan tugas, tetapi dari seberapa besar kehadiran mereka dirasakan oleh rakyat.
“Kami memahami keterbatasan yang kita miliki. Tetapi dengan militansi dan kecintaan kepada tanah air, bangsa, dan negara, saya yakin hujan dan badai akan saudara lalui demi masyarakat di wilayah,” ujarnya penuh penekanan.
Pesan pengabdian pun menjadi penutup kegiatan. Danrem mengingatkan agar setiap langkah prajurit selalu dilandasi tanggung jawab dan ketulusan.
“Jadikan setiap pengabdian adalah ibadah,” pesan Danrem.
Sementara itu, Wakil Gubernur Banten memberikan apresiasi atas peran Danramil dan Babinsa yang selama ini menjadi mitra penting pemerintah daerah. Kehadiran aparat kewilayahan dinilai mampu memperkuat komunikasi, menjaga stabilitas, dan membangun kedekatan dengan masyarakat.
Apel Danramil dan Babinsa Terpusat Tahun 2026 pun berakhir dengan satu pesan besar: prajurit teritorial bukan hanya penjaga wilayah, tetapi juga penjaga harapan rakyat di garis terdepan.
Sumber: Penrem 064/MY
Editir: Edo
Penerbit: Tim Red

