Serang, targetoprasinews.com — Di tengah tantangan global yang kian kompleks, tampil di garis depan, memperkokoh ketahanan pangan sebagai benteng utama stabilitas wilayah.
Langkah nyata itu terlihat dalam momen tanam perdana Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (5/5/2026). Hadir mewakili Danrem, Kasrem 064/MY turut menegaskan bahwa pertanian bukan sekadar sektor ekonomi, melainkan urat nadi ketahanan bangsa.
Hamparan lahan yang digarap dengan teknologi modern menjadi simbol harapan baru. PM-AAS hadir bukan hanya sebagai inovasi, tetapi sebagai jawaban atas kebutuhan zaman—mengakselerasi produktivitas, memangkas biaya, dan membawa petani menuju era pertanian yang lebih maju dan mandiri.
Di hadapan para peserta, Gubernur Banten menegaskan optimisme besar: Banten terus mengukuhkan diri sebagai salah satu lumbung beras nasional. Sebuah capaian yang tidak lahir dari kebetulan, melainkan dari kerja keras, kolaborasi, dan keberanian berinovasi.
Bagi Korem 064/MY, transformasi pertanian adalah bagian dari strategi besar menjaga ketahanan wilayah. Ketika pangan terjaga, maka stabilitas sosial berdiri kokoh. Ketika petani sejahtera, maka keamanan pun terpelihara.
Tanam perdana ini bukan sekadar seremoni—ia adalah titik awal dari langkah panjang menuju kemandirian pangan. Sebuah ikhtiar bersama yang menyatukan kekuatan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam satu tujuan: memastikan negeri tetap berdiri tegak, berdaulat, dan berdaya di tengah dinamika zaman.
(Penrem 064/MY)

