Cilegon, targetoprasinews.com — Harapan warga yang selama ini terkendala akses jalan akhirnya mulai terjawab. TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Rabu (22/4/2026), dengan fokus utama membuka keterisolasian wilayah melalui pembangunan infrastruktur jalan.
Upacara pembukaan dipimpin langsung Wali Kota Cilegon H. Robinsar dan dihadiri Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, S.Sos., M.M.
Di balik seremoni pembukaan, tersimpan harapan besar masyarakat yang selama ini harus menghadapi sulitnya akses penghubung antara Link Langon 1 dan Link Tembulun. Jalan yang sebelumnya belum layak kini mulai dibangun melalui pengerasan jalan sepanjang 2.800 meter dengan lebar 6 meter.
Pembangunan tersebut bukan sekadar proyek fisik, tetapi menjadi jalan baru bagi aktivitas warga, distribusi hasil usaha masyarakat, hingga akses pelayanan dasar yang selama ini terhambat.
TMMD ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0623/Cilegon juga menyasar pembangunan saluran air, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, jambanisasi, hingga revitalisasi mushola.
Tak hanya itu, kegiatan nonfisik turut digelar mulai dari penyuluhan kesehatan, penanganan stunting, edukasi wawasan kebangsaan, hingga pelayanan sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
Suasana kebersamaan terlihat dalam pelaksanaan program tersebut. TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat bergotong royong menyatukan tenaga demi percepatan pembangunan wilayah.
Kegiatan juga dirangkaikan dengan pengobatan massal, dukungan bagi pelaku UMKM, serta penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Di hadapan awak media, Danrem 064/MY menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat.
“TMMD ini merupakan wujud bakti TNI yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun, dengan tujuan membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah,” ujar Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto.
Ia berharap program tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin TNI, tetapi mampu menjadi ruang kolaborasi bersama lintas sektor demi kepentingan masyarakat luas.
“Kami berharap ke depan kegiatan ini tidak hanya menjadi milik TNI, tetapi terbuka bagi pihak lain yang memiliki program untuk ikut bergabung, sehingga dapat menjadi parameter di berbagai wilayah,” katanya.
Program TMMD ke-128 akan berlangsung hingga 21 Mei 2026 dengan melibatkan sekitar 150 personel. Di tengah tantangan pembangunan wilayah, TMMD kembali hadir bukan hanya membangun jalan, tetapi juga membuka harapan baru bagi masyarakat.
(Penrem 064/MY)
Penerbit:Timredaksi

