Serang, targetoprasinews.com – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai peringatan Nuzulul Quran yang digelar di Masjid Baiturrahman Polda Banten, Senin (9/3). Dalam momentum sakral di bulan Ramadan tersebut, Kapolda Banten Hengki menyerukan pentingnya sinergi antara kepolisian, mahasiswa, dan insan pers dalam menjaga keamanan serta mendorong transformasi Polri yang berintegritas dan profesional.
Di hadapan para mahasiswa dan wartawan yang hadir, Kapolda mengawali sambutannya dengan mengajak seluruh hadirin memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT atas kesempatan berkumpul dalam suasana Ramadan yang sarat makna spiritual dan kebersamaan.
Menurutnya, peringatan Nuzulul Quran bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat akan turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia. Kitab suci tersebut, kata Kapolda, memuat nilai-nilai luhur yang sangat relevan dalam kehidupan bermasyarakat, seperti kejujuran, keadilan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial.
Dalam kegiatan tersebut, Kepolisian Daerah Banten mengangkat tema “Nuzulul Quran meningkatkan iman, takwa dan profesionalisme guna meningkatkan soliditas dalam mendukung transformasi Polri untuk masyarakat.” Tema ini dinilai memiliki makna mendalam, yakni menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai fondasi moral dalam membangun integritas dan karakter kuat bagi setiap personel Polri.
Kapolda menegaskan, iman dan takwa adalah pondasi utama dalam membentuk aparat penegak hukum yang jujur dan berintegritas. Sementara profesionalisme menjadi wujud nyata tanggung jawab Polri dalam memberikan pelayanan yang adil, transparan, dan humanis kepada masyarakat.
“Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat transformasi menuju Polri Presisi, yaitu Polri yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan sehingga keberadaan Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Kapolda.
Lebih jauh, Kapolda juga memberikan apresiasi kepada para mahasiswa dan insan pers yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai mahasiswa sebagai generasi intelektual sekaligus agen perubahan memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan mengawal kemajuan bangsa.
Sementara itu, insan pers dinilai memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara negara dan masyarakat melalui penyampaian informasi yang objektif, akurat, serta mencerdaskan publik.
“Kebersamaan antara Polri, mahasiswa, dan insan pers dalam momentum Ramadan ini adalah kekuatan besar untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang sehat, serta memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Kapolda berharap peringatan Nuzulul Quran dapat menjadi momentum untuk memperkuat integritas, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat persatuan antar elemen masyarakat.
“Semoga kebersamaan ini semakin memperkuat hubungan harmonis antara Polri, mahasiswa, dan insan pers dalam menjaga keamanan, kedamaian, serta mendorong kemajuan masyarakat di Provinsi Banten,” tutupnya dengan penuh harap.(*/red)


