SERANG, targetoprasinews.com – Hujan deras tidak menghalangi ratusan jamaah memadati Masjid Agung Ats-Tsauroh, Kota Serang, dalam Istighosah Qubro yang digelar Korem 064/Maulana Yusuf, Selasa (2/12). Doa bersama ini digelar sebagai bentuk empati atas bencana alam dan cuaca ekstrem yang terjadi di berbagai daerah Indonesia.
Kegiatan dipimpin Danrem 064/MY Mayjen TNI Edi Saputra, S.I.P., M.Han., dan diikuti sekitar 500 peserta dari unsur TNI–Polri, Forkopimda, ulama, tokoh agama, serta masyarakat.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya: Waka Polda Banten Brigjen Pol Hendra Kurniawan, Sekda Provinsi Banten H. Deden Apriandhi, Dandim 0602/Serang Kolonel Arm Oke Kistiyanto, Panitera Pengadilan Tinggi Banten Ating Budiman, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banten Dr. H. Acep Saifuddin, serta Ketua MUI Provinsi Banten Dr. KH. A. Bazari Syam.
Dalam tausiyahnya, KH. Bazari Syam menyampaikan bahwa setiap musibah membawa hikmah dan menjadi pengingat agar manusia kembali ke jalan yang benar.
Sementara itu, Danrem Mayjen TNI Edi Saputra menegaskan bahwa Istighosah Qubro merupakan tindak lanjut arahan Pangdam III/Siliwangi sebagai tanggung jawab moral atas situasi bangsa.
“TNI tidak hanya hadir dengan kemampuan fisik, tetapi juga dengan ketulusan hati untuk menemani rakyat. Kesiapsiagaan harus diiringi ikhtiar batin melalui doa,” ujarnya.
Ia mengapresiasi kehadiran Forkopimda, ulama, dan masyarakat, yang menurutnya menjadi bukti kuatnya kebersamaan di Banten.
Kegiatan ditutup dengan doa keselamatan bangsa, khususnya bagi masyarakat di Sumatra dan daerah lain yang tengah ditimpa musibah. Ratusan jamaah larut dalam kekhidmatan, memohon perlindungan Allah SWT bagi Banten dan seluruh Indonesia.
(Penrem 064/MY)
Penerbit: Redaksi


