Lebak - Program Gerakan pasar murah (GPM) yang di gelar di halaman kantor desa kolelet wetan kabupaten lebak bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan-KP) mengantisipasi salah satunya dengan gerakan pangan murah (GPM) di Desa Kolelet wetan,Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak Banten. Selasa (3/6/2025).
Dalam waktu sekitar satu jam saja,di mulai dari jam 8:00 meja yang menjual sembilan bahan pokok (sembako) hampir ludes diserbu warga Kolelet wetan. GPM ini juga upaya menstabilisasi harga pangan menjelang Hari Raya Idul adha.
Kepala Desa Kolelet wetan ,"Agus ketika di komfirmasi mengatakan, lonjakan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan perlu diantisipasi. Seperti yang sudah terjadi di pasaran, karna dalam pantauan Distan-KP mencatat kenaikan harga beberapa komoditas. Seperti telor,daging, minyak sayur dan yang lainnya.
"Kalau menjelang Hari Raya Iduladha memang ada kenaikan permintaan karena kebutuhan. Otomatis harga naik," ungkapnya.
Dan pas buka jam 8:00 warga langsung menyerbu dengan gembira,dan yang di beli warga lebih ke telor,daging dan minyak.
Ia menyebut Gerakan Pangan Murah (GPM ) ini meruakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok seiring peningkatan jumlah permintaan.Dan pasar murah ini hanya untuk warga desa kolelet wetan saja tidak untuk umum,,dan saya berharap semoga GPM ini biss berkelanjutan, Mungkin dua minggu sekali ga apa apa. Ungkap Agus selaku Kepala Desa Kolelet wetan lebak banten.
"Gerakan Pasar Murah (GPM) di desa ini tidak di batasi tapi untuk pembelinya khusus masyarakat desa kolelet wetan saja."ungkapnya.
Sementara terpisah,Yati salah seorang warga desa kolelet wetan mengatakan,merasa terbantu dengan pasar murah ini.
"Saya setuju dengan pasar murah yang di gelar di desa kami, ini bisa meringankan warga untuk membeli sembako murah.
Semoga kedepannya program pasar murah ini bisa berkelanjutan, Agar bisa membantu warga dengan membeli kebutuhan dengan harga murah dan terjangkau."harapnya. (Adol)


