Lebak Banten, TargetOprasiNews.com — Di tengah kemarau panjang yang menekan kehidupan masyarakat, secercah kelegaan hadir di Desa Bojongmenteng, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak. Sebanyak 914 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan beras pada Selasa (8/9/2026).
Masing-masing keluarga mendapatkan tiga karung beras dengan berat 10 kilogram per karung. Total 30 kilogram beras diterima setiap KPM untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Bantuan tersebut disambut antusias warga. Bagi sebagian keluarga, beras yang diterima bukan sekadar bantuan, tetapi menjadi penyangga kebutuhan rumah tangga di tengah kondisi ekonomi yang dirasakan semakin berat.
Maemunah, salah seorang penerima bantuan, tak menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menyampaikan terima kasih kepada Kepala Desa Bojongmenteng, Jajat Sudrajat, atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat.
“Kami sebagai warga Desa Bojongmenteng sangat berterima kasih kepada Bapak Jaro Jajat Sudrajat. Apalagi sekarang musim ekstrem, kemarau panjang, sehingga kondisi perekonomian masyarakat cukup sulit. Bantuan beras ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Maemunah.
Menurutnya, 30 kilogram beras tersebut sangat berarti bagi keluarga penerima. Bantuan itu setidaknya dapat mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan pangan dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menghadapi kondisi ekonomi yang sulit.
“Kami sangat bersyukur mendapatkan bantuan ini. Semoga bantuan seperti ini terus ada dan perhatian kepada masyarakat juga semakin meningkat,” katanya.
Kepala Desa Bojongmenteng Jajat Sudrajat turut menyaksikan penyaluran bantuan tersebut. Pemerintah desa berharap bantuan yang diterima masyarakat dapat digunakan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Proses pembagian bantuan turut mendapat pengamanan dan pendampingan dari Bhabinkamtibmas Desa Bojongmenteng Polsek Leuwidamar, Bripka Anggi, bersama Babinsa Leuwidamar, Hendrawan.
Koordinasi antara pemerintah desa, aparat, petugas pendamping, dan masyarakat membuat proses penyaluran berlangsung tertib dan kondusif.
Di tengah kemarau panjang yang belum sepenuhnya berakhir, bantuan pangan menjadi salah satu bentuk dukungan yang dirasakan langsung masyarakat.
Bagi 914 keluarga penerima di Bojongmenteng, tiga karung beras itu mungkin terlihat sederhana. Namun bagi mereka yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari, 30 kilogram beras menjadi harapan untuk melewati hari-hari yang tidak mudah.
Pewarta: M. Juhri

