Lebak Banten, TargetOprasiNews.com — Bukan sekadar seremoni. Di tengah ancaman kerusakan lingkungan dan semakin pentingnya menjaga sumber daya alam, semangat penghijauan kembali digelorakan. Memperingati HUT TNI ke-81 Tahun 2026, jajaran TNI bersama pemerintah dan masyarakat menanam pohon secara serentak di kawasan Agro Wisata Desa Lebak Parahiang, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Rabu (9/9/2026).
Gerakan bertajuk Penanaman 1 Juta Pohon itu menjadi simbol kuat bahwa menjaga alam bukan hanya tugas pemerintah. TNI, pemerintah desa, pelajar, organisasi masyarakat hingga warga desa turun bersama, menyatukan langkah untuk menghijaukan lingkungan.
Semangat “Bersama Menanam untuk Indonesia Lebih Hijau” dan “Lestarikan Alam, Wujudkan Indonesia yang Lebih Baik” digaungkan dalam kegiatan tersebut.
Di balik satu pohon yang ditanam, tersimpan harapan panjang: menjaga keseimbangan alam, mempertahankan sumber air, mengurangi risiko kerusakan lingkungan dan mewariskan ruang hidup yang lebih baik kepada generasi mendatang.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Leuwidamar IPTU Tjik Denmark, Danramil Leuwidamar Kapten Inf. Paino, unsur Muspika Kecamatan Leuwidamar Agung Nugraha, serta sejumlah unsur terkait lainnya.
Sebanyak 12 kepala desa se-Kecamatan Leuwidamar turut hadir. Masing-masing desa juga mengirimkan sekitar 10 perwakilan masyarakat untuk ikut terlibat langsung dalam aksi penghijauan.
Kehadiran warga dari berbagai desa memperlihatkan bahwa gerakan menjaga lingkungan telah menjadi kepedulian bersama. Pohon yang ditanam hari ini diharapkan bukan sekadar tumbuh di tanah, tetapi juga tumbuh menjadi kesadaran masyarakat untuk merawat alam.
PELAJAR TURUN TANGAN
Menariknya, gerakan penghijauan tersebut juga melibatkan generasi muda. Lima perwakilan SMA Negeri 2 Leuwidamar dan lima perwakilan SMK Negeri 1 Leuwidamar ikut turun langsung melakukan penanaman.
Sejumlah organisasi masyarakat juga ambil bagian, di antaranya Paguyuban Cisimeut Bersatu, Ormas BPPKB dan Ormas Jayagati.
Keterlibatan lintas generasi dan lintas kelompok menjadi pesan penting: persoalan lingkungan tidak mengenal batas organisasi, usia maupun jabatan.
Tanaman yang ditanam terdiri dari pohon keras dan tanaman buah. Jika dirawat dengan baik, pohon-pohon tersebut diharapkan menjadi bagian dari kawasan hijau yang mampu memberikan manfaat ekologis sekaligus sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
MENANAM BUKAN AKHIR
Namun, penanaman pohon hanyalah langkah pertama.
Tantangan sesungguhnya adalah memastikan setiap pohon dapat bertahan, tumbuh dan dirawat hingga besar. Karena itu, semangat penghijauan harus diteruskan melalui pemeliharaan bersama oleh masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.
Momentum HUT TNI ke-81 ini sekaligus memperlihatkan kuatnya hubungan antara TNI dan rakyat. Ketika aparat, pemerintah desa, pelajar, organisasi masyarakat dan warga berdiri dalam satu barisan, persoalan lingkungan dapat dihadapi dengan semangat gotong royong.
Melalui gerakan “TNI Bersama Rakyat Hijaukan Negeri”, penghijauan di Agro Wisata Desa Lebak Parahiang menjadi pesan bahwa menjaga alam adalah investasi untuk masa depan.
Dengan semangat “TNI PRIMA – TNI RAKYAT – INDONESIA MAJU”, satu pohon ditanam hari ini untuk kehidupan yang lebih panjang esok hari.
Sebab, pohon yang ditanam hari ini mungkin bukan untuk dinikmati oleh mereka yang menanamnya, tetapi untuk anak cucu yang kelak hidup di bawah rindangnya.
TNI bersama rakyat hijaukan negeri. Dari Lebak, pesan untuk menjaga alam terus ditanam.
Reporter: M. Zuhri
Penerbit: Redaksi


