WWW.TARGETOPRASINEWS.COM

Baru Dibangun 2025, Irigasi P3-TGAI Rp195 Juta Kini Jebol 5 Meter


Lebak, TargeetOprasiNews.com — Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Blok Cikiriwik/Cirungga, Desa Bojongmenteng, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, kembali menuai sorotan tajam.

Proyek yang diketahui dibangun pada 2025 dengan nilai anggaran sekitar Rp195 juta tersebut kini mengalami kerusakan. Bagian bangunan irigasi dilaporkan jebol sepanjang kurang lebih lima meter.

Kondisi tersebut memantik pertanyaan serius di tengah masyarakat. Proyek yang relatif belum lama dibangun justru sudah mengalami kerusakan cukup parah.

Warga mendesak pemerintah dan instansi teknis tidak tinggal diam. Mereka meminta dilakukan pemeriksaan langsung untuk mengungkap penyebab sebenarnya, termasuk kualitas material, volume pekerjaan, konstruksi, kondisi tanah hingga kemampuan bangunan menahan debit air.

“Kalau anggarannya sekitar Rp195 juta, masyarakat berhak mengetahui bagaimana kualitas pekerjaan yang dihasilkan. Jangan sampai baru dibangun, tetapi sudah jebol,” ujar warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.


Sorotan semakin menguat setelah Ihud selaku pelaksana proyek dari Aman Lestari dikonfirmasi melalui WhatsApp. Ia membenarkan adanya kerusakan tersebut.

“Enya ka éta terkikis ketika musim hujan karena debit air terlalu besar, bangunan tersebut sepanjang lima meter jebol,” ungkap Ihud.

Ironisnya, hingga Jumat (21/8/2026), bagian bangunan yang jebol tersebut disebut belum diperbaiki.

Kondisi ini menimbulkan desakan agar pihak berwenang segera turun tangan. Masyarakat meminta proyek tersebut tidak hanya dilihat dari sisi kerusakan fisik, tetapi juga diperiksa secara teknis dan administratif.

RAB, spesifikasi teknis, volume pekerjaan, material serta kualitas konstruksi dinilai perlu dicocokkan dengan kondisi nyata di lapangan. Jika ditemukan ketidaksesuaian, masyarakat mendorong adanya audit dan pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan.

Namun demikian, dugaan adanya kesalahan atau penyimpangan dalam pembangunan belum dapat disimpulkan tanpa hasil pemeriksaan resmi. Pihak pelaksana dan instansi terkait tetap perlu diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi.

Masyarakat kini menunggu langkah konkret pemerintah. Sebab, anggaran ratusan juta bukan angka kecil, dan hasil pembangunan seharusnya mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Kerusakan sepanjang lima meter yang hingga kini belum diperbaiki menjadi pekerjaan rumah serius bagi pihak terkait. Publik pun menanti: apakah proyek tersebut hanya akan diperbaiki, atau seluruh proses pembangunan akan diperiksa secara menyeluruh?  (juhri)

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia