Lebak, targetoprasinews.com – Senja di Kampung Cirompang, Desa Sangiang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (18/03/2026), berubah menjadi lautan kehangatan dan haru. Di lingkungan Pondok Pesantren Arrohman, ratusan pasang mata menyiratkan kebahagiaan dalam sebuah momen penuh makna—buka bersama dan santunan bagi anak yatim serta dhuafa dalam rangka memperingati Nuzulul Quran.
Sekitar 150 warga memadati lokasi, mulai dari anak-anak yatim, keluarga dhuafa, tokoh agama, hingga masyarakat sekitar. Mereka duduk bersisian, menanti waktu berbuka dengan hati yang penuh syukur. Di balik senyum sederhana itu, tersimpan harapan dan rasa terima kasih yang mendalam.
Kegiatan yang digagas oleh pengasuh ponpes, Ade Fathurohman, bukan sekadar rutinitas tahunan. Lebih dari itu, ini adalah panggilan nurani—menghidupkan nilai kasih sayang dan kepedulian di tengah kehidupan yang kian menantang.
Tangis haru tak terbendung saat santunan berupa parsel Lebaran dan bantuan uang tunai diserahkan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Bagi mereka, bantuan itu bukan hanya materi, tetapi juga bukti bahwa mereka tidak sendiri dalam menyongsong Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam sambutannya, Ade Fathurohman menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata pengamalan ajaran Islam.
“Di momen penuh berkah ini, mari kita kuatkan rasa kepedulian. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama,” tuturnya dengan penuh harap.
Acara yang dipandu Teh Nisa dari Jawilan, Serang, berlangsung khidmat sekaligus hangat. Doa-doa dipanjatkan, mengalir bersama harapan agar kebersamaan ini terus terjaga dan membawa keberkahan bagi semua.
Ponpes Arrohman pun berharap, cahaya kebaikan dari kegiatan ini tak hanya berhenti di sini, tetapi terus menyala—menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk berbagi, peduli, dan menguatkan satu sama lain.
(Mr. Ono/Red)

