PANDEGLANG,TARGETOPRASINEWS.COM- Gotong royong sebagai pondasi pendidikan dasar dan menengah merupakan nilai penting yang harus terus dirawat oleh masyarakat Indonesia. Budaya gotong-royong menjadi bukti bahwa bangsa ini memiliki nurani sosial yang kuat.
Hal itu di disampaikan Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana, dalam agenda Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026, di SD Negeri Caringin 05, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Sosialisasi 4 pilar itu diikuti oleh para pemuda dari berbagai komunitas setempat.
Bonnie Triyana Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan menegaskan, bahwa gotong royong adalah salah satu kunci bagi keberhasilan pendidikan dasar dan menengah dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Selain pemerintah menyiapkan perangkat untuk menghadapi keadaan darurat, masyarakat dapat bergotong-royong membantu sesama dengan dasar gotong royong yang kuat. Nilai seperti ini penting ditanamkan sejak pendidikan dasar agar generasi muda tumbuh dengan karakter yang kokoh,” jelas sejarawan dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.
Bonnie mengingatkan bahwa gotong royong yang tumbuh secara alamiah di masyarakat mencerminkan kuatnya persatuan bangsa, dan nilai tersebut perlu terus dimasukkan dalam ekosistem pendidikan.
“Gotong royong yang berjalan secara alamiah di masyarakat membuktikan bahwa bangsa kita bukanlah bangsa yang rapuh, melainkan bangsa yang kuat. Dalam pendidikan, kesadaran bahwa perbedaan bukanlah sumber perpecahan, melainkan kekayaan yang menyatukan, harus menjadi bagian dari pembelajaran generasi muda,” tegas pendiri Museum Multatuli.
Ia menambahkan bahwa masyarakat tidak pernah berdiri sendiri dalam menghadapi kesulitan.
"Dengan gotong royong dan kepedulian sosial yang terus dirawat melalui dunia pendidikan, bangsa Indonesia akan selalu kuat di tengah berbagai tantangan," pungkasnya. (*/LH)
