WWW.TARGETOPRASINEWS.COM

Ketua Ormas GAIB 212 Maja Soroti Keamanan CMC: “Ini Alarm Keras bagi Pengelola”


Lebak Banten, targetoprasinews.com – Suasana senja yang seharusnya tenang di kawasan Perumahan Citra Maja City (CMC), Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, mendadak berubah mencekam. Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 18.40 WIB, seorang warga berinisial AGN menjadi korban aksi penjambretan yang terjadi begitu cepat dan brutal.

Korban yang baru saja pulang membeli beras dari warung, mengayuh sepeda melintasi depan Cluster Park Land dekat Eco Club. Tanpa firasat buruk, ia melaju di jalan yang kerap dilalui warga. Namun dalam hitungan detik, dua pria tak dikenal yang berboncengan sepeda motor mendekat dan langsung merampas tas yang dibawanya.

Tarikan kuat dari pelaku membuat korban terseret beberapa meter di atas aspal. Jeritannya memecah keheningan sore. Luka di kaki dan tangan tak terhindarkan, sementara tas berisi handphone Samsung, uang tunai, KTP, dan kartu ATM raib dibawa kabur pelaku.

Yang lebih memilukan, menurut saksi mata, di sekitar lokasi terdapat petugas keamanan (security) CMC. Korban sempat berteriak meminta pertolongan, namun tak ada tindakan cepat yang dilakukan. Dalam sekejap, para pelaku menghilang meninggalkan korban dalam kondisi syok dan terluka.

Korban kemudian melapor ke Mapolsek Maja dan menjalani perawatan di Puskesmas Maja. Meski luka fisiknya tidak tergolong berat, trauma dan ketakutan membekas dalam.

Ketua Ormas GAIB 212 Maja, Maman yang akrab disapa Ki Raksa Buana, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menilai kejadian ini menjadi tamparan keras bagi sistem keamanan perumahan.

“Ini alarm keras bagi pengelola. Bagaimana mungkin kejadian seperti ini bisa terjadi di kawasan perumahan yang seharusnya aman? Pengawasan harus diperketat. Jumlah petugas perlu ditambah dan sistem kontrol di setiap pos penjagaan wajib dievaluasi,” tegasnya.

Ia juga mendesak pemasangan kamera pengawas (CCTV) di titik-titik strategis untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan dan membantu aparat kepolisian mengungkap kasus tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa rasa aman tidak boleh dianggap remeh. Warga kini berharap langkah konkret segera diambil, agar kejadian serupa tak kembali terulang di lingkungan yang seharusnya menjadi tempat berlindung, bukan ladang ketakutan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih berupaya mengonfirmasi pihak keamanan setempat terkait insiden tersebut.(muhtadin/red) 

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia