Lebak, targetoprasinews.com — Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti Kampung Sentral Sawah, Rangkasbitung Barat, Sabtu (10/1/2026). Dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Mushola An Nur tidak hanya menggelar acara keagamaan, tetapi juga menebar kepedulian sosial melalui sunatan massal bagi anak-anak warga setempat.
Dengan Mengusung Tema
“Mengimplementasikan Nilai-Nilai Isra Mi’raj untuk Meningkatkan Ibadah Sholat,” kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk merefleksikan makna perjalanan agung Rasulullah SAW sekaligus memperkuat ikatan kebersamaan dan empati sosial.
Sejak pagi hari, mulai pukul 08.00 WIB, enam anak dari Kampung Sentral Sawah RT 03/011 mengikuti prosesi sunatan massal dengan wajah tegang bercampur senyum bahagia. Kegiatan tersebut berlangsung hingga selesai dengan penuh perhatian dari panitia dan tokoh masyarakat.
Ketua RT 03 Kampung Sentral Sawah menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj tahun ini dirancang tidak sekadar seremonial, melainkan menghadirkan manfaat nyata bagi warga.
“Alhamdulillah, sunatan massal ini adalah bentuk kepedulian bersama. Semoga menjadi kebahagiaan bagi anak-anak dan keluarga, serta membawa keberkahan bagi kampung kita,” tuturnya.
Ia pun berharap, semangat kebersamaan ini terus terjaga dan peringatan Isra Mi’raj di tahun-tahun mendatang dapat digelar lebih besar dan lebih bermakna.
Sementara itu, Ketua Panitia PHBI Ustadz Khoirul Pakih, M.Pd, menyampaikan bahwa suksesnya kegiatan tersebut merupakan buah dari gotong royong seluruh elemen masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa nilai persatuan, kepedulian, dan keikhlasan masih hidup dan tumbuh kuat di tengah masyarakat Kampung Sentral,” ungkapnya.
Peringatan Isra Mi’raj di Mushola An Nur turut dihadiri para tokoh agama dan pembina, di antaranya H. Ahmad Badri, H. Habib Cahyono, M.S.I selaku Ketua DKM Mushola An Nur, Ustadz Iyan Sofyan, Ustadz Khoirul Pakih, M.Pd, serta H. Alkadri.
Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, Mushola An Nur Kampung Sentral Sawah menegaskan perannya bukan hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai jantung kepedulian sosial umat.
Pewarta: dadang Setiawan
Editor: Edo S

