Lebak Banten, TargetOprasiNews.com — Semangat gotong royong mewarnai pembangunan jalan penghubung Desa Citorek Barat dan Desa Cibedug, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Di tengah pengerjaan pengecoran jalan sepanjang 1,4 kilometer tersebut, seorang penyadap aren bernama Arhata (45) turut turun tangan bersama personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0603/Lebak.
Di sela kesibukannya mencari nafkah dari hasil penyadapan aren, Arhata menyempatkan diri membantu pengerjaan jalan yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat. Partisipasinya menjadi gambaran keterlibatan warga dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah perdesaan.
Pembangunan jalan tersebut merupakan salah satu sasaran fisik TMMD ke-130 yang melibatkan personel gabungan dari Kodim 0603/Lebak, Polres Lebak, Lanal Banten, dan Yonif TP 840/GS.
Keterlibatan aparat dan masyarakat dalam pekerjaan itu memperlihatkan bahwa pembangunan desa membutuhkan sinergi berbagai pihak. Infrastruktur yang dibangun bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga diharapkan menunjang aktivitas sosial dan ekonomi warga dalam jangka panjang.
Akses Jalan Jadi Harapan Masyarakat
Bagi masyarakat yang menggantungkan penghidupan dari hasil alam, kondisi jalan menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Akses yang lebih baik diharapkan mempermudah perjalanan warga serta memperlancar pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan, termasuk hasil penyadapan aren.
Arhata mengaku senang dengan pembangunan jalan penghubung kedua desa tersebut. Ia berharap keberadaan jalan yang lebih baik dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat.
“Saya sangat senang dengan adanya pembangunan jalan ini. Kami sebagai masyarakat berharap jalan penghubung Desa Citorek Barat dengan Desa Cibedug menjadi lebih baik sehingga perjalanan dan aktivitas sehari-hari bisa lebih mudah. Karena jalan ini nantinya digunakan untuk kepentingan bersama, saya juga ikut bergotong royong membantu pengerjaannya,” ujar Arhata.
Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan kepentingan bersama sehingga masyarakat perlu memberikan dukungan sesuai kemampuan masing-masing.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Satgas TMMD dan seluruh personel yang terlibat dalam kegiatan pembangunan itu.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Satgas TMMD dan seluruh personel yang terlibat dalam pembangunan ini. Semoga pengerjaannya berjalan lancar sampai selesai dan jalan ini nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendukung kegiatan sehari-hari, termasuk membawa hasil kebun,” katanya.
Sinergi Lintas Satuan Dukung Pembangunan Desa
Pengerjaan jalan sepanjang 1,4 kilometer tersebut melibatkan unsur TNI dan Polri bersama masyarakat. Personel Kodim 0603/Lebak, Polres Lebak, Lanal Banten, dan Yonif TP 840/GS bekerja dalam mendukung pelaksanaan sasaran fisik TMMD ke-130.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pembangunan infrastruktur di wilayah perdesaan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Partisipasi masyarakat, seperti yang dilakukan Arhata, turut menjadi unsur penting dalam proses pembangunan. Semangat gotong royong diharapkan tidak berhenti pada tahap pengerjaan, tetapi berlanjut melalui kepedulian bersama dalam menjaga dan merawat jalan setelah selesai dibangun.
Dengan tersedianya akses jalan yang lebih memadai, masyarakat berharap konektivitas antara Desa Citorek Barat dan Desa Cibedug semakin baik. Dampaknya diharapkan dapat dirasakan melalui kelancaran mobilitas warga, distribusi hasil kebun, serta aktivitas ekonomi antardesa.
Pembangunan jalan ini menjadi pengingat bahwa kemajuan wilayah tidak hanya diukur dari infrastruktur yang berdiri, tetapi juga dari keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan dan memelihara hasil pembangunan.
Melalui TMMD ke-130 Kodim 0603/Lebak, semangat kebersamaan antara aparat dan warga diharapkan terus tumbuh demi mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Gotong royong menjadi fondasi, akses jalan menjadi penghubung, dan kesejahteraan masyarakat menjadi harapan yang hendak diwujudkan.(*/red)

