WWW.TARGETOPRASINEWS.COM

Tradisi Tak Putus oleh Waktu, Keluarga Besar Kampung Salasahaur Ziarahi Makam Leluhur Usai Idulfitri

Ziarah Usai Lebaran, Tradisi Keluarga


Lebak, targetoprasinews.com — Suasana hangat Hari Raya Idulfitri tak hanya menjadi momentum saling memaafkan dan mempererat silaturahmi antarsesama, tetapi juga menghadirkan ruang hening untuk mengenang mereka yang telah lebih dahulu berpulang. Tradisi itu tampak dijaga kuat oleh anak cucu keluarga besar dari Kampung Salasahaur yang, usai menunaikan Salat Idulfitri, melanjutkan hari kemenangan dengan berziarah ke makam orang tua, kakek, nenek, hingga leluhur mereka di Kampung Cikulut, Desa Cimangeunteung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (23/3/2026).


Pantauan TO News pada Sabtu sore menunjukkan suasana ziarah berlangsung khidmat. Anggota keluarga datang silih berganti, berkumpul di pusara para leluhur, memanjatkan doa, serta menundukkan kepala dalam suasana penuh haru dan penghormatan. Di antara langkah-langkah yang sederhana itu, tersimpan pesan tentang pentingnya menjaga ikatan keluarga yang tak terputus, bahkan oleh kematian sekalipun.

Bagi keluarga besar tersebut, ziarah kubur selepas Salat Idulfitri bukan sekadar agenda tahunan, melainkan tradisi turun-temurun yang sarat makna spiritual dan kekeluargaan. Momen ini menjadi cara untuk merawat ingatan, menyambung kasih sayang antargenerasi, sekaligus mengirimkan doa kepada anggota keluarga yang telah wafat.

Salah seorang anak dan cucu almarhum, Kiding, menuturkan bahwa kebiasaan berziarah setelah Salat Idulfitri telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi keluarganya.

“Setiap selesai melaksanakan Salat Idulfitri, keluarga kami selalu bersama-sama pergi berziarah untuk mendoakan keluarga yang telah meninggal dunia,” ujarnya.

Menurut dia, tradisi ziarah ahlul kubur perlu terus dipertahankan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Sebab, di balik kegiatan itu tersimpan nilai penghormatan, keteladanan, serta pengingat bagi generasi muda akan pentingnya mendoakan orang tua dan para leluhur.

“Semoga tradisi ziarah ahlul kubur ini terus berjalan dan jangan pernah terputus, karena ziarah kubur merupakan bentuk doa untuk almarhum yang telah meninggal dunia,” katanya.

Di tengah riuh sukacita Idulfitri, ziarah makam menjadi penanda bahwa kemenangan tidak hanya dirayakan dengan kebersamaan yang hidup, tetapi juga dengan menghadirkan doa bagi mereka yang telah mendahului. Dari Kampung Salasahaur hingga Cikulut, tradisi itu terus hidup—menjadi jembatan antara kenangan, doa, dan cinta keluarga yang tetap menyala lintas generasi.

Penulis: Edo. S

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia