LEBAK, TARGETOPTASINEWS.COM - Pengembangan seni budaya, khususnya pencak silat, merupakan salah satu cara memperkuat jati diri bangsa dan membentuk karakter generasi muda.
"Melalui pencak silat, kita belajar nilai sportivitas, setia kawan, dan tanggung jawab yang membuat masyarakat semakin kuat," ungkap Bonnie Triyana Anggota Komisi X DPR RI dalam sosialisasi 4 pilar Kebangsaan di Gelanggang Generasi Muda, Kabupaten Lebak. Minggu 8 Februari 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh para pemuda dari berbagai komunitas yang menjunjung tinggi nilai sportivitas. Penggagas musium Multatuli itu menegaskan, bahwa pencak silat bukan sekadar seni bela diri, melainkan warisan budaya yang menyatukan masyarakat dan mengajarkan nilai-nilai kebersamaan.
“Pencak silat mengandung filosofi luhur tentang disiplin, persaudaraan, dan penghormatan kepada sesama. Mengembangkan seni budaya ini berarti merawat kekuatan identitas bangsa kita,” jelas sejarawan kelahiran Rangkasbitung.
Bonnie mengingatkan bahwa seni budaya daerah memiliki peranan penting dalam membangun karakter pemuda dan memperkuat solidaritas sosial di tengah berbagai tantangan zaman.
“Ketika pemuda terlibat aktif melestarikan pencak silat, mereka sedang meneguhkan persatuan yang tumbuh secara alamiah di masyarakat. Ini menunjukkan bahwa bangsa kita bukanlah bangsa yang rapuh, tetapi bangsa yang kuat dan berakar pada tradisi,” imbuhnya.
Masyarakat tidak pernah sendiri dalam menghadapi perubahan. Dengan gotong-royong dan kecintaan terhadap seni budaya lokal, terutama pencak silat, kekuatan bangsa akan terus terjaga dan menjadi modal sosial yang penting bagi generasi masa depan. (*/Lukman)
