WWW.TARGETOPRASINEWS.COM

Malam Mencekam di Cilegon: Banjir Mengganas, Mobil Warga Hanyut di Simpang Cilurah

Terjangan Banjir Cilegon Mengganas, Mobil Warga Hanyut di Simpang Cilurah


Cilegon, targetoprasinews.com – Malam pergantian awal tahun di Kota Cilegon berubah mencekam. Hujan deras tanpa jeda yang mengguyur sejak Kamis malam (1/1/2026) menjelma menjadi terjangan banjir yang melumpuhkan sejumlah ruas jalan, Jumat (2/1/2026).

Salah satu titik terparah berada di Simpang Cilurah, Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan. Air bah mengalir deras menyerupai sungai dadakan, menyeret apa pun yang berada di jalurnya. Satu unit mobil warga tak mampu melawan arus dan akhirnya hanyut, meninggalkan kepanikan dan teriakan warga di sekitar lokasi.

Peristiwa menegangkan itu terekam jelas dalam video amatir warga yang kini viral. Dalam rekaman tersebut terdengar suara panik bercampur kepasrahan.

“Mobil kebawa banjir… mobil-mobil kena banjir,” teriak seorang warga dengan suara bergetar, menyaksikan kendaraannya tak berdaya diseret arus.

Di tengah derasnya aliran air, sebuah mobil minibus nekat mencoba menerobos banjir di ruas Jalan Lingkar Selatan (JLS). Aksi berisiko tersebut sontak memicu kepanikan warga sekitar yang segera berlari dan berteriak menghentikan laju kendaraan demi menghindari korban jiwa.

“Mobil-mobil buset… wanian mau nerobos!” teriak warga lainnya, menggambarkan situasi genting yang nyaris berujung petaka.

Tak lama berselang, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pendataan dampak banjir. Kepala BPBD Kota Cilegon, Suhendi, menyampaikan bahwa tim masih melakukan asesmen di lapangan.

“Anggota saat ini sedang melakukan asesmen dan evaluasi di lokasi Kelurahan Kepuh. Kami masih menunggu laporan lengkap dari lapangan,” ujar Suhendi.

BPBD mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi genangan banjir, mengingat arus yang tampak dangkal bisa berubah mematikan dalam hitungan detik. Warga juga diminta terus memantau informasi cuaca mengingat potensi hujan lebat masih dapat terjadi.

Banjir ini kembali menjadi peringatan keras bahwa cuaca ekstrem dan buruknya sistem drainase dapat berubah menjadi ancaman nyata, bahkan di awal tahun yang seharusnya penuh harapan.

Editor: Edo S

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia