WWW.TARGETOPRASINEWS.COM

Banjir Tak Terbendung, Banjarsari Tersungkur: Jalan Terputus, Sawah Tenggelam, Ini Harapan Warga

 

Banjir Banjarsari Meluas! Jalan Lumpuh Total, Sawah Tenggelam, Warga Teriak Sungai Cilemer “Dibunuh Perlahan”


Lebak, targetoprasinews.com – Bencana banjir kembali menghantam Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Senin (12/1/2026). Luapan air yang kian tak terbendung melumpuhkan akses vital antar desa, merendam hamparan sawah produktif, dan mengancam mata pencaharian ribuan petani. Warga menilai banjir kali ini adalah buah dari kelalaian panjang dan kerusakan sungai yang dibiarkan.


Air bahkan menutup total sejumlah ruas jalan utama. Kendaraan roda dua dan roda empat tak berani melintas, memaksa warga memutar jauh atau terisolasi. Jalan yang lumpuh total meliputi:

Kumpay – Kampung Karag (Desa Gunungsari)

Kumpay – Kampung Sukasari

Kumpay – Kampung Genteng

Tak hanya jalan, sawah-sawah warga ikut tenggelam. Di tengah musim tanam, ribuan meter persegi lahan pertanian berubah menjadi lautan cokelat pekat. Pesawahan yang terendam tersebar di Kampung Sukasari, Kampung Kumpay, Kampung Cipakaml (Desa Kumpay), Kampung Saninten (Desa Gunungsari), serta Kampung Karag (Desa Banjarsari). Ancaman gagal panen kini di depan mata.

Warga menyebut penyebab banjir bukan semata hujan deras. Sungai Cilemer yang kian dangkal dituding sebagai biang kerok utama. Pendangkalan sungai diduga kuat akibat pengerjaan Jalan Tol Serang–Panimbang serta maraknya galian pasir di wilayah Pasindangan Kadubana, yang disinyalir membuang lumpur dan limbah langsung ke aliran sungai.

“Sungai sudah dangkal, bendungan rusak, hujan sedikit saja air langsung meluap. Kami seperti dibiarkan tenggelam pelan-pelan,” ujar Suparman, warga Banjarsari, dengan nada geram.

Kemarahan warga kian memuncak karena pintu Bendungan Cilemer disebut tak lagi berfungsi normal. Akibatnya, aliran air tak terkendali dan setiap hujan deras selalu berujung bencana.

Masyarakat kini menagih tanggung jawab pemerintah dan pelaksana proyek tol. Mereka menuntut:

Pengerukan Sungai Cilemer secepatnya

Perbaikan total pintu Bendungan Cilemer

Normalisasi sungai secara menyeluruh

Ganti rugi bagi petani korban gagal panen

Warga memperingatkan, jika tuntutan ini terus diabaikan, banjir di Banjarsari bukan lagi sekadar musibah alam, melainkan bencana sosial akibat pembiaran. Sawah tenggelam, jalan terputus, dan harapan petani pun ikut hanyut bersama luapan air Sungai Cilemer.

Sumber: warga sekutar (Suparman) 

Penulis: Edo S

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia