WWW.TARGETOPRASINEWS.COM

HARI SANTRI NASIONAL DI PANDEGLANG DISOROT, SAMPAH BERSERAKAN CEDERAIKAN SEMANGAT KEPEDULIAN LINGKUNGAN


Pandeglang Banten, TargetOprasiNews.com — Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Alun-alun Kabupaten Pandeglang, Kamis (22/10/2026), berlangsung meriah. Namun, di balik khidmatnya upacara dan antusiasme peserta, persoalan kebersihan justru menyisakan pemandangan yang memprihatinkan. Sampah berserakan di kawasan kegiatan setelah acara berlangsung.

Kondisi tersebut menjadi catatan penting di tengah peringatan yang membawa pesan keagamaan, kedisiplinan, akhlak, dan tanggung jawab sosial. Perayaan yang semestinya memperkuat nilai kepedulian terhadap sesama dan lingkungan itu menyisakan pekerjaan rumah yang tidak boleh dipandang sebelah mata.

Kemegahan acara jangan sampai menutupi persoalan kebersihan.

Alun-alun merupakan ruang publik yang digunakan bersama oleh masyarakat. Karena itu, kebersihan kawasan tersebut bukan hanya urusan petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, peserta, pedagang, hingga pengunjung.

Sampah yang berserakan seusai kegiatan juga memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan pengelolaan kebersihan dalam acara yang melibatkan banyak orang. Apakah tempat sampah telah tersedia secara memadai? Apakah petugas kebersihan disiagakan selama kegiatan? Dan bagaimana mekanisme pembersihan serta pengangkutan sampah setelah upacara berakhir?

Pertanyaan tersebut penting dijawab agar persoalan serupa tidak terus berulang dalam penyelenggaraan kegiatan publik di Kabupaten Pandeglang.

SEMANGAT SANTRI HARUS TERCERMIN DALAM TINDAKAN

Hari Santri Nasional bukan sekadar seremoni tahunan atau kegiatan berkumpul di lapangan. Peringatan ini juga menjadi momentum untuk menghidupkan nilai-nilai akhlak, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta tanggung jawab terhadap lingkungan.

Pesan tersebut semestinya diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk menjaga kebersihan tempat yang digunakan bersama.

Membuang sampah pada tempatnya mungkin terlihat sederhana. Namun, kebiasaan itu mencerminkan kesadaran seseorang dalam menghormati lingkungan dan hak masyarakat lain untuk menikmati ruang publik yang bersih dan nyaman.

Karena itu, pemandangan sampah yang berserakan seusai upacara patut menjadi bahan evaluasi bersama. Bukan untuk menyudutkan pihak tertentu tanpa penjelasan, melainkan memastikan bahwa setiap kegiatan besar di daerah ini disertai perencanaan kebersihan yang memadai.

PANITIA DAN INSTANSI TERKAIT PERLU MEMBERIKAN PENJELASAN

Penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan banyak peserta membutuhkan pengelolaan sampah yang terencana. Penyediaan tempat sampah, penempatan petugas kebersihan, pengumpulan sampah secara berkala, hingga pengangkutan setelah acara merupakan bagian yang perlu diperhatikan.

Panitia pelaksana dan instansi terkait diharapkan memberikan penjelasan mengenai langkah penanganan sampah yang berserakan di kawasan Alun-alun Pandeglang, termasuk apakah pembersihan telah dilakukan dan evaluasi apa yang akan diterapkan pada kegiatan berikutnya.

Keberhasilan acara publik tidak semata-mata diukur dari jumlah peserta, kemeriahan kegiatan, atau kelancaran upacara. Kondisi lokasi setelah acara selesai juga menjadi bagian dari tanggung jawab penyelenggaraan.

Jangan sampai masyarakat hanya menyaksikan kemeriahan ketika acara berlangsung, tetapi harus menanggung dampak persoalan kebersihan setelah seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

Hingga berita ini ditulis, upaya konfirmasi kepada panitia pelaksana dan instansi terkait kebersihan masih dilakukan untuk memperoleh keterangan mengenai penanganan sampah seusai peringatan Hari Santri Nasional 2026.

Berita ini akan diperbarui setelah keterangan resmi dari pihak terkait diperoleh.

Pewarta: Tim targetoprasinews.com 

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia