WWW.TARGETOPRASINEWS.COM
Lebak - Beredar surat pemberhentian manajer pengelola pusat layanan kemasan di lingkungan Dinas Koperasi usaha kecil menengah (UKM) kabupaten Lebak.
Dalam isi surat yang ditandatangani oleh plt kepala dinas koperasi dan UKM Imam Suangsa tersebut memutuskan untuk memberhentikan saudara WSA sebagai manajer lembaga pusat layanan kemasan.
Menanggapi isi surat itu, WSA tidak terima atas di berhentikannya sebagai manajer pengelola pusat layanan kemasan.
"Pemberhentian ini tidak berdasar dan tidak melalui mekanisme yang berlaku, padahal terkait pergantian ini idealnya dilakukan seleksi," kata WSA kepada wartawan Rabu, 7 Mei 2025.
Karena kata WSA, awal di bentuknya lembaga tersebut melalui mekanisme seleksi rekrutmen, dari hasil seleksi tersebut muncul beberapa urutan nama yang dinyatakan lolos seleksi.
"Pertanyaannya, ini aneh bin ajaib, tiba-tiba ada surat pemberhentian yang ditujukan kepada saya, selama ini saya bekerja dengan baik, harusnya sebagai pimpinan memberikan penjelasan soal pemecatan ini," kata dia sambil nada kesal.
Ia bukan tidak terima soal drinya di berhentikan, tetapi mekanismenya tidak di tempuh.
"Ini kan bukan soal saya tidak terima tetapi saya tidak tau, atas dasar apa plt dinas memecat saya," lanjut WSA.
Atas dasar tersebut WSA mengancam akan melaporkan persoalan tersebut ke Ombudsman Banten.
"Dalam waktu dekat saya akan melakukan pelaporan ke Ombudsman terkait dugaan mal Administrasi yang di lakukan oleh seorang plt kepala Dinas Koperasi kabupaten Lebak," tegasnya.
Sementara itu Plt kepala Dinas Koperasi usaha kecil dan menengah Imam Suangsa mengatakan, sebagaimana tertuang dalam keputusan tersebut, bahwa untuk peningkatan kinerja dan proses bisnis organisasi menjadi meningkat.
"Iya kang sebagaimana tertuang dalam keputusannya bahwa itu untuk peningkatan kinerja dan proses bisnis organisasi menjadi meningkat dan lebih baik lagi. Insyaallah kita dalam waktu dekat 10 Mei 2025 akan ada Gebyar Kemasan Gratis Bagi UMKM," kata Imam.
Disinggung soal prosedur pemberhentian terkait seleksi pihaknya mengaku tidak ada anggaran untuk seleksi manager.
"kami tidak memiliki anggaran untuk melakukan seleksi," tukasnya. (LH)

